Inilah Penyebab & Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil

Inilah Penyebab & Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil

Kaki bengkak saat hamil merupakan hal yang wajar dialami oleh sebagian ibu. Sekilas memang tidak terlalu berbahaya, hanya saja terasa tidak nyaman untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Namun ada kalanya kaki bengkak menjadi lebih serius dan menjadi pertanda akan timbulnya penyakit lainnya, seperti Preeklampsia.

Sebenarnya, kondisi bengkak pada ibu hamil bisa terjadi di seluruh bagian tubuh, seperti wajah dan tangan. Akan tetapi yang paling sering terjadi adalah pembengkakan di daerah kaki dan pergelangannya. Perubahan tubuh yang terus berubah seiring dengan perkembangan janin adalah salah satu penyebabnya.

Dalam istilah medis, pembengkakan kaki pada ibu hamil ini dikenal dengan Edema. Tidak dapat diketahui pasti kapan akan terjadinya, namun pada umumya terjadi pada usia kehamilan trimester kedua atau ketiga. Sebagian ibu hamil tentunya panik dengan kondisi ini, oleh sebab itulah perlu diketahui bagaimana cara mengatasinya.

Penyebab Kaki Bengkak Saat Hamil

Penyebab Kaki Bengkak Saat Hamil
Image by Ruangmom.com

Penyebab kaki bengkak saat hamil tidak hanya terjadi secara alami, tetapi ada pula yang terjadi karena kesalahan atau kebiasaan tertentu. Supaya lebih jelas, silahkan simak penyebab umum yang menjadikan salah satu keluhan ibu hamil berikut!

1. Perubahan Hormon

Setiap ibu hamil mengalami peningkatan hormon progesteron yang sangat pesat. Umumnya peningkatan terjadi di usai kehamilan trimester pertama. Semakin tinggi jumlah produksi hormon progesteron pada tubuh, semakin besar kemungkinan pembengkakan yang terjadi. Tidak harus di kaki, bengkak yang disebabkan oleh peningkatan hormon bisa terjadi di seluruh bagian tubuh.

2. Berdiri Terlalu Lama

Kebiasaan berdiri terlalu lama menjadi penyebab kaki bengkak saat hamil berikutnya. Ketika anda melakukan kebiasaan yang tidak sehat ini, aliran darah lebih banyak menuju ke kaki. Kondisi volume tubuh yang semakin membesar membuat darah lebih lama kembali menuju ke jantung. Gangguan ini pada umumnya terjadi pada trimester kedua atau ketiga selama kehamilan.

3. Olahraga Berlebihan

Setiap orang disarankan untuk olahraga demi menjaga tubuh agar tetap sehat, termasuk ibu hamil. Olahraga yang paling disarankan ketika berbadan dua adalah yang ringan dan tidak membuat kelelahan. Adapun olahraga yang dimaksud salah satunya jalan santai di pagi hari. Olahraga berat justru tidak disarankan karena menjadi salah satu penyebab kaki bengkak pada ibu hamil.

BACA:  15 Manfaat Yogurt untuk Ibu Hamil

4. Cuaca Panas

Faktor lain yang menjadi penyebab kaki bengkak saat hamil adalah karena cuaca panas. Proses ini terjadi secara alami seiring dengan pelebaran pembuluh darah. Ketika pembuluh darah melebar, secara otomatis cairan di dalam tubuh akan mengisinya sehingga terjadi pembengkakan. Berbeda dengan cuaca dingin yang justru sebaliknya, pembuluh darah semakin menyempit supaya panas tubuh tidak keluar.

5. Pola Makan Tidak Sehat

Pola Makan Tidak Sehat
Image by Popmama.com

Menjaga pola makan tidak hanya diwajibkan bagi ibu hamil saja, melainkan semua orang. Akan tetapi ada masalah lain yang ditimbulkan pada saat hamil ketika tidak menjaga pola makan. Ibu hamil membutuhkan asupan makanan tinggi kalium dan rendah garam. Jika pola makan anda sebaliknya, maka kemungkinan terjadi bengkak pada kaki.

6. Berlebihan dalam Mengonsumsi Kafein

Bolehkah ibu hail mengonsumsi kafein, baik berupa kopi atau jenis minuman lainnya? Asalkan tidak terlalu berlebihan, tentunya masih diperbolehkan. Namun jika jumlahnya terlalu banyak masuk kedalam tubuh, kafein menjadi salah satu penyebab kaki bengkak saat hamil. Alasannya, kafein membuat seseorang lebih mudah baung air besar karena bersifat diuretik.

7. Kelebihan Air Ketuban

Masih berhubungan dengan cairan tubuh, kelebihan air ketuban termasuk salah satu penyebab kaki bengkak saat hamil. Pembuluh darah yang semakin melebar seiring dengan perkembangan janin membuat pembengkakan semakin parah. Apabila anda mengalami hal demikian, sebenarnya masih tergolong wajar, asalkan tidak disertai dengan gejala lain seperti sesak napas dan pusing.

8. Hamil Bayi Kembar

Pembengkakan yang terjadi pada kaki atau bagian tubuh lainnya umumnya disebabkan oleh kelebihan cairan di dalam tubuh. Saat hamil kembar, kondisi tubuh lebih besar dan memproduksi air ketuban lebih banyak. Penyebab ini masih berkaitan dengan poin diatas, namun lebih memungkinkan terjadi.

Waspada Kaki Bengkak Saat Hamil

Waspada Kaki Bengkak Saat Hamil
Image by Alodokter.com

Kondisi ibu hal yang mengalami pembengkakan berbeda-beda, kebanyakan masih normal dan tidak perlu penanganan serius. Tetapi ada pula yang patut diwaspadai ketika bengkak tersebut diiringi dengan gejala lainnya. Apabila ibu hamil merasa pusing yang berlebihan, bisa jadi hal itu pertanda buruk karena salah satu tanda Preeklampsia.

Preeklampsia adalah kondisi dimana tekanan darah lebih tinggi dari sebelumnya semasa kehamilan. Sederhananya, gangguan tersebut merupakan bentuk lain tekanan darah tinggi yang dialami ibu hamil. Selain pusing, gejala lain yang perlu diwaspadai yaitu pembengkakan muncul di semua bagian wajah, bukan hanya kaki.

Kaki bengkak pada ibu hamil umumnya tidak disertai dengan mata berkunang-kunang atau penglihatan kabur. Jika hal ini terjadi, segera konsultasi dengan dokter, mungkin saat itu tekanan darah terlalu tinggi. Anda bisa mencoba duduk dan langsung berdiri untuk mengetes akan gangguan yang dimaksud.

BACA:  10 Penyebab Hamil Diluar Kandungan, Tanda & Gejalanya

Perhatikan pula bagian tubuh lain seperti perut dan dada. Apabila pembengkakan disertai dengan sesak napas atau nyeri pada perut, sebaiknya tetap waspada. Langkah yang paling tepat ketika anda merasakan gejala yang tidak biasa selama terjadi pembengkakan saat kehamilan adalah konsultasi dengan dokter atau bidan.

Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil

Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil
Image by Haibunda.com

Cara mengatasi kaki bengkak saat hamil tergantung dari penyebab terjadinya. Artinya, tidak semua orang haus menggunakan cara yang sama. Tetapi, ada beberapa langkah yang paling umum dilakukan, seperti cara berikut!

1. Jaga Pola Makan

Apabila pembengkakan terjadi karena pola makan yang kurang sehat, ada baiknya mulai saat ini anda menggantinya dengan yang lebih sehat. Contoh makanan yang tidak sehat saat hamil adalah banyak mengandung garam dan kafein. Garam berlebih pada tubuh mengakibatkan lebih banyak cairan yang keluar, sehingga memungkinkan terjadinya dehidrasi.

Sedangkan kafein memiliki sifat diuretik yang menyebabkan ibu hamil semakin sering buang air kecil. Kedua bahan ini memiliki efek buruk yang sama, yakni dapat mengakibatkan dehidrasi. Apalagi sebagian orang sering menahan kencing yang terlalu sering karena capek harus kembali lagi ke kamar mandi.

2. Jangan Sampai Dehidrasi

Masih berkaitan dengan poin pertama, cara mengatasi kaki bengkak saat hamil adalah dengan memenuhi asupan cairan setiap hari. Meskipun jarang terjadi, dehidrasi tetap menjadi salah satu faktor penyebab kaki bengkak pada ibu hamil. Dehidrasi tidak hanya disebabkan karena kurang minum, namun juga banyaknya cairan yang keluar dari tubuh.

Seperti yang diketahui, beberapa ibu hamil mengalami kondisi yang tidak biasa dengan orang normal pada umumnya. Janin yang dikandungnya termasuk benda asing sehingga terkadang tidak diterima oleh perut. Hal ini menyebabkan kondisi mual dan muntah sehingga banyak cairan yang keluar dari tubuh. Kondisi semakin parah ketika ibu hamil tidak mau makan atau minum.

3. Posisi Tidur yang Tepat

Penting untuk memperhatikan setiap aktivitas yang dilakukan ketika hamil, termasuk pada saat tidur. Apabila anda tidak ingin mengalami kaki bengkak saat hamil, perhatikan posisi tidur dan selalu usahakan berbaring sempurna miring ke kiri. Bukan hanya ketika tidur di malam hari, namun juga tidur saat santai.

Selain menghindari pembengkakan pada kaki, tidur miring ke kiri saat hamil juga penting untuk meningkatkan aliran darah ke plasenta. Dengan demikian, janin yang ada di dalam kandungan lebih optimal mendapatkan aliran darah. Fungsi lainnya adalah untuk menghindari tekanan pada organ hati yang disebabkan oleh rahim.

4. Kompres dengan Air Hangat

Cara mengatasi kaki bengkak saat hamil selanjutnya adalah dengan mengompres air hangat. Pembengkakan yang terjadi pada umumnya disebabkan oleh aliran darah yang kurang lancar. Sedangkan mengompres dengan air hangat membantu sirkulasi darah semakin lancar. Usahakan melakukannya di pagi hari dan setelah beraktivitas.

BACA:  Preeklampsia - Gejala Penyakit, Penyebab & Cara Mengobati

5. Hindari Melipat Kaki Ketika Duduk

Hindari Melipat Kaki Ketika Duduk
Image by Mbluakrak.blogspot.com

Aliran darah yang tidak lancar dapat menumpuk ke salah satu bagian tubuh dan menyebabkan pembuluh darah melebar. Inilah yang menjadi alasan kenapa pembengkakan terjadi, termasuk pada ibu hamil. dalam aktivitas duduk, hindari melipat kaki yang dapat menghambat laju aliran darah.

Pastikan posisi kaki lurus dengan badan membentuk sudut 90 derajat. Gunakan alat bantu berupa bantal sebagai pengganjal supaya posisi kaki lebih tinggi dari biasanya. Langkah ini efektif untuk mempercepat aliran darah dari kaki menuju ke jantung dan menghindari penumpukan cairan pada kaki.

6. Lebih Banyak Bergerak

Semakin banyak anda bergerak, semakin baik pula aliran darah yang mengalir ke seluruh tubuh. Oleh sebab itu, ibu hamil lebih disarankan banyak bergerak dan tidak boleh terlalu lama dalam posisi yang sama. Misalkan saat ini anda sedang duduk santai, silahkan berdiri dan berjalan sebentar untuk melemaskan otot dan melancarkan aliran darah.

7. Gunakan Sepatu atau Alas Kaki yang Nyaman

Berikutnya adalah menggunakan alas kaki yang nyaman sebagai cara mengatasi kaki bengkak saat hamil. Alas kaki yang dimaksud bisa berupa sandal atau sepatu. Merupakan hal yang wajar jika wanita selalu memperhatikan gaya hidupnya meskipun sedang hamil. Namun ada baiknya jika tidak terlalu berlebihan, terutama dalam hal sepatu.

Hindari sepatu hak tinggi yang dapat menghambat sirkulasi darah. Sepatu atau sandal yang terlalu sempit juga menjadi salah satu penyebab aliran darah tidak normal. Gunakan sandal datar dan tidak terlalu menekan bagian kaki. Bahannya pun harus diperhatikan, usahakan dengan alas yang empuk supaya lebih nyaman dipakai.

8. Olahraga Teratur

Kurang olahraga adalah salah satu penyebab kaki bengkak saat hamil. Saat tubuh jarang bergerak, di saat tulah aliran darah dikatakan tidak lancar. Seperti yang dijelaskan diatas, aliran darah yang kurang lancar menjadi penyebab utama pembengkakan pada kaki. Pilih olahraga yang ringan dan tidak terlalu memberatkan.

Olahraga yang terlalu berat tidak disarankan bagi ibu hamil karena dapat menyebabkan masalah pada janin yang dikandungnya. Contoh olahraga santai namun efektif untuk mencegah kaki bengkak saat hamil adalah jalan di pagi hari. Selain itu, berenang termasuk salah satu yang disarankan karena semua anggota tubuh mendapatkan manfaatnya.

Itulah sedikit informasi mengenai penyebab dan cara mengatasi kaki bengkak saat hamil. Dalam kondisi tertentu, pembengkakan yang terjadi masih bisa dikatakan normal. Tetapi jika disertai gejala yang disebutkan diatas, seperti pusing, pandangan kabur, atau nyeri pada bagian perut, segera hubungi dokter atau bidan.