Kenali Penyebab Asam Urat: Gejala dan Cara Mengobati

Penyebab Asam Urat
Photo by Cait00sith on Elements Envato

Pelajari penyebab, gejala, dan metode pengobatan asam urat untuk mengelola kondisi ini dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Asam urat adalah kondisi medis yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di dalam tubuh. Terutama di dalam sendi, yang mana dapat menyebabkan rasa sakit dan peradangan.

Meskipun sebagian besar orang memiliki kadar yang normal, beberapa lainnya justru mengalami peningkatan yang dapat menyebabkan masalah kesehatan. Gangguan kesehatan ini dapat terjadi kepada siapa saja, artinya baik itu laki-laki atau perempuan.

Namun tidak dapat di pungkiri bahwa pria lebih mudah terkena serangan penyakit ini. Saat usia mencapai 30 – 40 tahun sebaiknya anda lebih waspada karena pada saat itulah penyakit ini lebih mudah menyerang.

Bukan berarti wanita bebas akan gangguan ini, meski jumlahnya tidak terlalu banyak dibandingkan laki-laki, namun mereka tetap rentan.

Biasanya, asam urat menyerang wanita setelah berhenti siklus menstruasi secara alami atau setelah menopause. Banyak yang menganggap bahwa penyakit ini sama dengan rematik, padahal tidak demikian.

Kenali Gejala Asam Urat

Kenali Gejala Asam Urat
Photo by Cnick on Pixabay

Setiap penyakit pasti terdapat gejala yang dirasakan penderitanya, termasuk asam urat. Tidak sulit untuk mendeteksi apakah anda terkena gangguan kesehatan ini.

Gejala biasanya muncul saat malam hari dan terasa sekitar 12 hingga 14 jam, kemudian berangsur membaik setelah 2 minggu. Berikut adalah beberapa gejala yang dimaksud!

1. Nyeri pada Bagian Sendi

Gejala asam urat yang paling utama dan sering dirasakan penderitanya yakni rasa nyeri pada bagian sendi. Terutama pada kaki, rasa sakit bisa jadi teramat sangat jika dalam kondisi parah.

Baca Juga:  5 Rekomendasi Vitamin B Complex yang Bagus

Rasa sakit biasanya terjadi pada lutut, jempol kaki, dan tumit. Meski jarang terjadi dan rasanya tidak terlalu sakit, beberapa orang juga merasakan sakit di pergelangan tangan.

2. Sendi Terlihat Bengkak

Jika rasa sakit yang diderita terlalu parah, gejala lain yang timbul adalah bengkak atau peradangan. Hal ini terjadi karena penumpukan kristal pada bagian yang sakit.

Saat sel darah putih memberikan pertahanan alami, saat itulah mulai terjadi pembengkakan. Namun tidak semua penderita mengalami gejala ini, hanya ketika kondisi kronis saja.

3. Kaku pada Sendi Tulang

Jika anda sering merasakan kaku pada sendi tulang, bisa jadi itu adalah gejala asam urat. Penumpukan kristal pada persendian menyebabkan tulang terasa kaku dan suit digerakkan.

Ini dapat menjadikan pergerakan yang kurang bebas, tidak sebagaimana mestinya. Bahkan saat anda memaksakan menggerakkan bagian yang dimaksud biasanya terasa sakit.

4. Perubahan pada Bentuk Sendi

Penanganan yang tepat dan sesegera mungkin sangat diperlukan untuk menghindari gejala lain yang muncul. Dalam kondisi parah, sendi tidak hanya terasa sakit dan sulit bergerak.

Selain itu, pada bagian yang dimaksud juga mengalami perubahan bentuk. Misalnya pada bagian jempol kaki, lutut, betis, dan juga pergelangan tangan.

Penyebab Asam Urat

Penyebab Asam Urat
Photo by Cait00sith on Elements Envato

Agar asam urat tidak semakin parah, anda harus antisipasi dengan mengetahui penyebabnya. Tujuannya supaya tidak semakin memperparah keadaan, karena penyebab asam urat perlu diwaspadai.

Gaya hidup yang kurang sehat, pola makan yang tidak sehat, dan kebiasaan sehari-hari bisa jadi pemicu masalah penyakit ini.

1. Pola Makan Tidak Sehat

Pola makan atau kebiasaan mengonsumsi makanan juga dapat menimbulkan penyakit asam urat. Daging yang berlemak misalnya, kandungan purin di dalamnya cukup tinggi sehingga dapat menimbulkan penumpukan kristal asam urat.

Jenis ma kanan lain yang tidak boleh sering dikonsumsi yakni kerang, telur puyuh, dan minuman yang mengandung fruktosa.

2. Obesitas atau Kelebihan Berat Badan

Jangan heran jika kebanyakan orang dengan badan berlebih atau obesitas lebih mudah terserang asam urat. Hal ini dikarenakan produksi asam urat jauh lebih tinggi daripada mereka yang berbadan normal atau ideal. Tubuh yang terlalu gemuk juga sulit membuang urine secara keseluruhan dan membebani fungsi ginjal.

Baca Juga:  10 Cara Meningkatkan Imun Tubuh yang Mudah Dilakukan

3. Mengonsumsi Obat-obatan Tertentu

Tidak hanya kebisaan hidup yang tidak sehat, penyebab asam urat juga dapat terjadi karena sebelumnya pernah mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Beberapa obat dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh, mengganggu pengeluaran asam urat, atau menyebabkan perubahan dalam metabolisme purin.

Memang tidak semua obat, anda harus memperhatikan obat jenis diuretik atau obat pembuang air kemih. Obat ini meningkatkan asam urat berlebih dan mengurangi kemampuan ginjal membuang urine. Jenis obat-obatan lainnya yaitu antihipertensi, aspirin dosis tinggi, niacin, dan beberapa jenis lainnya.

4. Riwayat Medis

Asam urat dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor medis yang dapat meningkatkan risiko penyebabnya. Penyakit ginjal misalnya, atau gagal ginjal kronis, dapat menyebabkan penurunan kemampuan ginjal untuk mengeluarkan asam urat dari tubuh.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi juga dapat menjadi faktor risiko untuk asam urat. Penyebab asam urat lainnya karena riwayat medis yaitu diabetes.

Tingginya kadar gula darah dapat mempengaruhi kemampuan ginjal untuk mengeluarkan asam urat, yang kemudian dapat menyebabkan penumpukan dalam darah.

Anda yang memiliki hormon tiroid rendah pun sebaiknya waspada, karena ini juga termasuk salah satu faktornya.

5. Faktor Keturunan

Jika ada riwayat keluarga dengan asam urat tinggi, seseorang memiliki kemungkinan lebih besar untuk mewarisinya. Gen tertentu dapat memengaruhi cara tubuh memproses purin, yang kemudian dapat mempengaruhi produksi dan pengeluaran asam urat. Tidak hanya gen sebenarnya, namun faktor metabolisme juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan ini.

6. Jenis Kelamin dan Usia

Seperti yang disinggung diatas, jika dibandingkan antara pria dan wanita, yang lebih banyak menderita asam urat tidak lain adalah pria. Pada usia 30 – 40 tahun risiko akan semakin tinggi.

Sebaiknya anda berhati-hati jika menginjak usia tersebut. Sedangkan untuk wanita, asam urat kebanyakan dialami setelah masa menopause atau berhenti datang bulan.

Cara Mengobati Asam Urat

Cara Mengobati Asam Urat
Photo by Alexander Grey on Unsplash

Apapun jenis penyakitnya, yang jelas ada cara atau obat untuk menyembuhkannya. Selain dengan bantuan medis, anda pun dapat mencegahnya dengan pola hidup sehat.

Baca Juga:  Mengenal Eksim Basah: Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya

Penyakit ini mudah kambuh, jadi pastikan selalu memperhatikan gejala yang disebutkan diatas. Mengenai cara mengobati asam urat, kami sudah merangkum beberapa poin berikut!

1. Konsumsi Obat Khusus Asam Urat

Ketika anda merasakan gejala yang sudah dibahas diatas, segera minum obat khusus asam urat. Silahkan konsultasi dengan dokter supaya lebih aman, karena dosis dan jenis obatnya bisa jadi berbeda.

Pada umumnya, obat yang digunakan untuk mengatasi gangguan kesehatan ini diantaranya adalah aspirin dan ibuprofen, colchicine, dan kortikosteroid.

2. Kompres dengan Es

Rasa nyeri dan kaku pada persendian menyebabkan tidak nyaman dan membatasi ruang gerak. Sebagai pertolongan pertama, anda dapat memberikan kompres dengan es pada bagian yang sakit.

Jika memang tidak ada es, tidak masalah diganti dengan air dingin. Cara ini cukup efektif untuk mengurangi rasa sakit dan meredakan peradangan.

3. Banyak Minum Air Putih

Cara mengobati asam urat selanjutnya yakni dengan banyak minum air putih. Perlu diketahui, asam urat sebenarnya senyawa alami yang dihasilkan tubuh untuk mengurai purin.

Sisa produksi asam urat ini nantinya dibuang melalui urine agar tidak menumpuk. Salah satu cara yang ampuh yakni mengonsumsi air putih supaya kencing lebih lancar.

4. Hindari Makanan yang Mengandung Purin

Sama halnya dengan asam urat yang merupakan senyawa alami dalam tubuh, purin juga demikian. Namun jumlah yang berlebihan justru dapat mengganggu keseimbangan dalam tubuh.

Sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi sebagai langkah pencegahan. Misalnya daging, kerang, sarden, telur puyuh, dan semacamnya.

5. Jangan Minum Alkohol atau Sejenisnya

Bukan cara mengobati asam urat, namun lebih ke langkah pencegahan. Sebaiknya anda tidak terlalu banyak mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol.

Selain dapat memabukkan, minuman ini mengandung tinggi purin yang dapat menyebabkan asam urat. Sebaiknya ganti minuman anda dengan yang lebih sehat, teh dan susu misalnya.

6. Olahraga Teratur

Rutin olahraga setiap hari juga dapat mencegah risiko terjadinya asam urat, bahkan untuk semua masalah kesehatan.

Namun ingat, jangan melakukan olahraga saat asam urat kambuh, karena justru semakin memperparah. Lakukan secara rutin jika tidak merasakan gejala yang disebutkan diatas. Pagi dan sore hari adalah waktu yang paling baik.

Semua penyakit dapat mengganggu aktivitas dan menimbulkan ketidaknyamanan. Oleh sebab itulah harus segera diatasi agar tidak semakin parah. Asam urat juga demikian, pengobatan yang tepat sangat diperlukan.

Namun yang tidak kalah penting yakni mengetahui gejalanya, penyebab, dan langkah pencegahan.

Artikel Terkait

Bagikan:

Avatar photo

Nikeisha

Nikeisha suka bepergian, fotografi dan pastinya makanan enak. Dia paling sering bersama dengan laptopnya, menulis apa saja yang muncul dibenaknya.