Penyebab Asam Lambung: Gejala dan Cara Mengobati

Penyebab Asam Lambung
Photo by Sitthiphong on Elements Envato

Temukan penyebab, gejala, dan cara mengobati asam lambung dalam panduan lengkap kami. Cari solusi yang efektif di sini!

Bagi sebagian orang, mendengar istilah asam lambung pada umumnya merujuk pada salah satu gangguan penyakit. Padahal tidak demikian, karena jenis asam tersebut sebenarnya bermanfaat untuk proses pencernaan.

Lambung menghasilkan asam hidroklorida dan enzim untuk mencerna makanan yang dikonsumsi dan sekaligus memecah protein.

Asam lambung membantu mengaktifkan enzim pepsin, yang kemudian memecah protein dalam makanan menjadi fragmen yang lebih kecil.

Selain itu, dia juga membantu dalam penyerapan zat penting seperti kalsium, besi, dan vitamin B12 dari makanan. Asam lambung juga membantu bakteri patogen yang masuk bersama makanan.

Namun jika jumlah yang diproduksi terlalu tinggi, jenis asam ini memang menyebabkan rasa tidak nyaman dan berbahaya bagi tubuh. Penyakit asam lambung tinggi namanya, dimana ada juga yang menyebutnya dengan mag, indigestion, atau dispepsia.

Apapun namanya, yang jelas gangguan kesehatan ini harus segera diatas agar tidak semakin membahayakan.

Mengenal Penyakit Asam Lambung

10 Cara Mengatasi Asam Lambung yang Sering Naik
Photo by Chayantorn on Elements Envato

Sederhananya, penyakit asam lambung adalah kondisi di mana terjadi gangguan pada fungsi normal lambung dalam mengontrol produksinya.

Jadi jumlah yang diproduksi dapat dikatakan berlebihan sehingga justru mengganggu kesehatan. Kondisi ini dapat mengakibatkan gejala, salah satunya yakni rasa terbakar di dada.

Dalam kondisi kronis, gangguan lambung ini juga menyebabkan nyeri di ulu hati. Ada juga penderita yang merasakan regurgitasi asam atau refluks asam. Intinya, penyakit ini menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut.

Jika perut merasa tidak nyaman karena penyebab lain, biasanya akan reda setelah mengonsumsi makanan atau minuman.

Baca Juga:  Mengenal Behel Gigi: Jenis, Prosedur, Manfaat & Resiko

Namun gangguan asam lambung ini tidak demikian, karena terus terjadi meski setelah makan. Cukup berbahaya, dan bahkan dapat menyebabkan kematian jika kondisinya parah.

Seseorang dengan penyakit ini bahkan harus mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk meredakannya. Ada juga yang menganggap bahwa penyakit ini tidak dapat disembuhkan.

Penyebab Asam Lambung

Penyebab Asam Lambung
Photo by Sitthiphong on Elements Envato

Tidak ada penyakit yang tidak dapat disembuhkan, mungkin itulah yang dapat anda jadikan motivasi saat menderita gangguan asam lambung.

Namun sebelum mengetahui bagaimana cara mengatasinya, alangkah baiknya anda memahami terlebih dahulu apa saja penyebabnya.

1. Kebiasaan Menunda Makan

Cukup familiar di telinga apabila ada seorang yang menderita penyakit mag, yang pertama kali diucapkan adalah karena telat makan atau sering menunda makan.

Memang benar, karena kebiasaan tersebut terbukti dapat memicu naiknya asam lambung. Tidak harus kenyang ketika makan, yang penting anda tidak lagi merasa lapar.

2. Makanan yang Dikonsumsi Tidak Sehat

Penyebab asam lambung berikutnya yakni dari makanan yang dikonsumsi. Kali ini bukan karena telat makan atau menundanya, namun jenis makanan yang masuk. Misalnya makanan yang terlalu pedas, rasa asam, dan berlemak.

Ketiga jenis tersebut merupakan contoh makanan yang tidak sehat, ada baiknya segera dihindari saat ini juga.

3. Terlalu Banyak Merokok

Kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan asam lambung naik berikutnya yakni merokok. Sebenarnya bukan terlalu banyak, namun memang kebiasaan ini dapat memicu produksi asam lambung berlebih.

Jika memang saat itu sedang kurang nyaman pada bagian perut, ada baiknya anda berhenti sementara jika memang tidak dapat permanen.

4. Minuman Beralkohol dan Mengandung Soda

Apabila anda terbiasa mengonsumsi alkohol, sebaiknya berhenti saat ini juga. Tidak hanya menjadi pemicu, namun kebiasaan tersebut merupakan penyebab utama asam lambung tinggi.

Selain minuman beralkohol, hindari juga minuman yang mengandung soda.Kopi juga termasuk salah satunya, karena kafein dapat memicu kambuh nya gangguan penyakit ini.

5. Stress atau Terlalu Cemas

Bukan hanya dari makanan atau minuman yang dikonsumsi, ada penyebab lain yang mungkin tidak disadari. Salah satunya yakni terlalu stress, atau mental yang kurang stabil.

Baca Juga:  10 Penyakit Kulit Pada Bayi yang Sering Muncul dan Cara Mengatasinya

Penyebab ini seringkali tidak disadari karena pada umumnya individu merasa biasa saja. Stress dapat terjadi karena pekerjaan yang melelahkan dan terlalu banyak pikiran.

6. Kurang Istirahat

Kurang istirahat juga termasuk penyebab asam lambung yang tidak pernah disadari. Mereka biasanya menganggap bahwa penyakit ini dikarenakan telat makan atau jenis makanan yang dikonsumsi kurang sehat.

Padahal jika anda tidak istirahat cukup, ini juga menjadi pemicunya. Sebaiknya tidur selama 8 jam sehari, silahkan dibagi dengan istirahat siang.

7. Konsumsi Obat-obatan Dalam Jangka Panjang

Selain semua penyebab yang disebutkan diatas, ada lagi yang wajib anda ketahui. Mengonsumsi obat-obatan jenis tertentu juga termasuk salah satu penyebab yang paling umum.

Tidak semua obat tentunya, biasanya yang mengandung antiinflamasi, kalsium antagonis, dan nitrates. Ketiganya dapat memicu refluks asam pada lambung.

Gejala Asam Lambung

Gejala Asam Lambung
Photo by Tkasperova on Elements Envato

Setiap penyakit pasti ada gejalanya, namun sebagian besar kita tidak menyadari akan hal itu. Begitu juga dengan kali ini, gejala asam lambung sebenarnya cukup bervariasi.

Biasanya tergantung dari penyebab kenapa gangguan pada perut tersebut muncul. Dari banyaknya gejala yang sering muncul, ada beberapa yang patut diwaspadai.

Misalnya sensasi terbakar di dada, yang mana biasanya ini menandakan gangguan tersebut sudah kronis.

Sensasi terbakar ini biasanya terasa di bagian belakang dada, di belakang tulang dada, dan bisa merambat ke tenggorokan. Gejala ini sering terjadi setelah makan, terutama setelah makan makanan berlemak atau pedas.

Jika anda sering merasakan mulut terasa pahit, baik saat makan atau sebelum, itu juga termasuk salah satu gejala asam lambung. Namanya regurgitasi, mulut terasa pahit dan asam meski mengonsumsi makanan manis.

Dispepsia yang paling umum terjadi, biasanya disertai kembung, atau perut terasa kenyang yang berlebihan setelah makan.

Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan menyebabkan batuk kering. Ini juga termasuk gejala yang harus diwaspadai, meski tidak sepenuhnya merujuk pada penyakit tersebut.

Beberapa orang mengalami peningkatan produksi air liur yang tidak biasa juga sama, termasuk gejala asam lambung.

Baca Juga:  15 Penyebab Bau Mulut yang Penting untuk Anda Ketahui

Selain yang disebutkan tadi, mungkin anda pernah mengalami sulit bernapas atau sesak napas, kesulitan menelan, dan penurunan berat badan, bisa jadi itu adalah gejala lainnya.

Namun semua gejala yang dimaksud tidak sepenuhnya benar, jadi anda alangkah baiknya konsultasi pada dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Cara Mengobati Asam Lambung

Photo by Unsplash+ on Unsplash

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), atau yang dikenal dengan asam lambung merupakan penyakit umum yang banyak diderita segala usia.

Setiap penyakit pasti ada obatnya, baik secara medis atau tradisional. Jika anda mengalami gejala yang disebutkan diatas, berikut adalah beberapa langkah pengobatan yang dapat dilakukan!

1. Mengubah Pola Makan

Mengubah pola makan adalah cara mengobati asam lambung yang pertama kali dapat anda lakukan. Sebenarnya ini bukan pengobatan, namun lebih mengarah pada langkah pencegahan.

Mengubah yang dimaksud yakni makan secara rutin, yang penting tidak menunda lapar. Tidak masalah makan sedikit asalkan sering dan bertahap.

2. Hindari Makanan Pedas dan Berminyak

Salah satu pemicu asam lambung tinggi yakni jenis makanan yang dikonsumsi. Pedas dan berminyak adalah dua diantaranya yang harus dihindari.

Selain itu, pastikan tidak mengonsumsi makanan yang terlalu asam, mengandung kafein, dan juga alkohol. Semua makanan diatas menjadi faktor produksi asam lambung terlalu tinggi.

3. Menjaga Berat Badan Tetap Ideal

Kegemukan dapat meningkatkan tekanan pada perut dan meningkatkan risiko refluks asam lambung. Menjaga berat badan yang sehat juga termasuk cara pengobatan yang efektif.

Anda dapat melakukannya melalui diet seimbang dan olahraga teratur. Tentunya juga memperhatikan makanan yang dikonsumsi, istirahat yang cukup pun termasuk.

4. Jangan Terlalu Capek dan Stress Berlebihan

Seperti yang disebutkan tadi, bahwa salah satu penyebab asam lambung tinggi yakni karena stress. Sebisa mungkin hindari hal ini, liburan dapat dijadikan solusi untuk menghindari banyak pikiran.

Dalam aktivitas sehari-hari, baik dalam rumah tangga atau pekerjaan, jangan terlalu capek berlebihan karena ini juga menjadi salah satu pemicunya.

5. Konsumsi Obat Mag

Cara mengobati asam lambung yang paling efektif tidak lain adalah dengan mengonsumsi obat tertentu. Pastinya yang dimaksud adalah obat mag, anda dapat menemukannya di pasaran.

Namun sebelumnya, pastikan konsultasi terlebih dahulu. Pasalnya, beberapa obat yang beredar di pasaran memiliki efek samping jangka panjang.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai salah satu masalah kesehatan yang cukup penting. Sekarang anda sudah mengetahui apa penyebab asam lambung, gejala, dan bagaimana cara mengobatinya.

Dengan demikian, diharapkan ke depannya nanti dapat mengurangi risiko gangguan penyakit yang sering terjadi di semua usia tersebut.

Artikel Terkait

Bagikan:

Avatar photo

Rafika Ilham

Rafika suka menyelami setiap momen hidupnya, merekam dengan kamera iPhone dan menyimpan di buku catatannya.