Perawatan Saluran Akar Gigi: Gejala, Prosedur & Efek Samping

Perawatan Saluran Akar Gigi: Gejala, Prosedur & Efek Samping

Perawatan saluran akar gigi merupakan salah satu jenis perawatan yang dilakukan pada bagian rongga gigi. Tujuan dari perawatan ini tidak lain untuk mencegah infeksi dan pembusukan akibat kerusakan pada bagian mulut tersebut. Perlu diketahui, saluran akar gigi merupakan rongga di bagian tengah gigi yang berisi pembuluh darah dan saraf penting.

Fungsi dari urat saraf ini tidak lain berfungsi sebagai sensor, yakni merasakan suhu pada makanan atau minuman. Apabila fungsi ini mengalami gangguan, maka anda tidak dapat merasakan panas atau dingin pada minuman dan makanan. Kerusakan pada bagian rongga gigi mengakibatkan banyak masalah yang bisa jadi serius jika tidak segera ditangani.

Hal tersebut dikarenakan kuman dan bakteri mudah berkembang biak dan bisa mengakibatkan infeksi. Dalam kondisi parah, kerusakan tersebut menimbulkan berbagai gejala yang harus anda ketahui. Jika tidak, penanganan yang terlambat bisa jadi semakin membuat bakteri berkembang dan kerusakan menjalar ke bagian lainnya.

Gejala Gangguan Saluran Akar Gigi

Gejala Gangguan Saluran Akar Gigi
Image by Hdmall.id

Ada beberapa gangguan mulut yang umum terjadi, semuanya tidak harus menjalankan perawatan saluran akar gigi. Hanya sebagian saja ketika timbul gejala tertentu. Misalnya sakit gigi yang parah dan tidak kunjung reda meskipun minum obat. Apabila anda merasakan gejala ini, sebaiknya perlu diwaspadai dan segera konsultasi dengan dokter.

Gejala lain yang mungkin timbul yakni nyeri pada bagian rongga gigi, terutama ketika gigi mendapatkan tekanan. Gejala ini biasanya muncul ketika anda mengonsumsi makanan dengan tekstur keras. Apabila anda merasakan gigi sensitif yang berlebihan, mungkin saja hal itu menjadi penyebab lainnya.

Gangguan saluran akar gigi juga menimbulkan gejala gigi terlihat kehitaman dan gusi bengkak. Anda harus waspada ketika merasakan gusi yang kondisinya rapuh, yakni mudah kemerahan dan sering terasa sakit. Adanya benjolan yang tidak kunjung hilang juga menjadi gejala lainnya yang mesti diwaspadai.

BACA:  Inilah Jenis, Penyebab & Cara Mengatasi Keputihan

Ada satu hal yang paling penting dari semua gejala yang telah disebutkan diatas, yaitu tidak semua gangguan rongga mulut ini mengalami gejala yang sama. Maksudnya, bisa jadi anda harus melakukan perawatan saluran gigi meskipun tidak mengalami gejala yang dimaksud. Untuk itulah penting sekali untuk memeriksakan secara rutin dan selalu membersihkan gigi.

Prosedur Perawatan Saluran Akar Gigi

Prosedur Perawatan Saluran Akar Gigi
Image by Healthline.com

Anda ingin menjalani perawatan ini namun masih ragu dan takut? Jika dilihat dari prosedur, sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai perawatan ini. Semuanya dilakukan oleh profesional secara medis dan aman. Adapun prosedur perawatan saluran akar gigi pada umumnya sebagai berikut!

1. Rontgen

Apabila anda merasakan gejala yang disebutkan diat dan kemudian melakukan pemeriksaan, maka langkah pertama adalah dengan rontgen terlebih dahulu. Langkah ini diambil untuk mengetahui seberapa parah gangguan yang anda alami. Selain itu, bisa juga untuk mengetahui dimana kerusakan atau gangguan yang dimaksud.

2. Memasang Rubber Dam

Setelah dipastikan posisinya dan seberapa parah gangguan akar gigi, berikutnya adalah pemasangan rubber dam. Fungsi dari alat ini yaitu untuk memastikan kondisi yang rusak tetap kering sehingga tidak terkumpul bakteri. Warna dari alat ini pada umumnya hijau dan berbahan karet sehingga tahan terhadap air.

3. Tindakan Perawatan Saluran Akar Gigi

Karena biasanya gangguan ini mengakibatkan beberapa bagian gigi yang rusak, maka proses berikutnya adalah mengangkat bagian tersebut. Sebelumnya dilakukan preparasi terlebih dahulu supaya proses pengangkatan lebih mudah. Harus dipastikan bahwa proses ini harus berjalan sempurna, artinya semua kondisi yang rusak terangkat seluruhnya.

Jika tidak, maka bagian yang tersisa akan menimbulkan gangguan lain sehingga proses ini akan sia-sia. Dokter akan melakukan prosedur perawatan saluran akar gigi ini dengan menyemprotkan cairan sodium hypochlorite secara berkala. Memang cukup lama, karena harus dipastikan semua pecahan gigi terbuang.

4. Tindakan Lanjutan

Proses berikutnya adakah dengan menutup lubang gigi yang telah dibersihkan sebelumnya. Tujuannya yakni supaya tidak ada bakteri yang masuk dan mencegah terjadinya infeksi. Tetapi jika terlanjur terjadi infeksi, dokter akan memberikan suntikan antibiotik atau obat oral. Prosedur ini biasanya dilakukan seminggu setelah proses pembersihan.

BACA:  10 Cara Mudah Menghilangkan Stretch Mark Secara Alami

5. Restorasi Gigi

Jika semua prosedur diatas telah dilakukan dan berhasil, selanjutnya yaitu proses restorasi gigi. Akar gigi seringkali menyebabkan masalah gigi berlubang yang ukurannya cukup besar. Maka dari itulah dokter akan memasang alat untuk melindungi gigi dari kerusakan berikutnya. Alat yang dimaksud adalah onlay, fungsinya untuk menutup lubang pada gigi.

Efek Samping Perawatan Saluran Akar Gigi

Efek Samping Perawatan Saluran Akar Gigi
Image by Hdmall.id

Setiap perawatan tentunya ada efek samping, begitu juga dengan saluran akar gigi. Namun untuk kali ini tidaklah berbahaya, juga jarang terjadi. Beberapa kasus, efek samping yang dirasakan ketika pertama kali melakukan prosedur ini yakni rasa tidak nyaman pada mulut. Ini dikarenakan adanya benda asing yang ditambalkan pada gigi.

Tidak begitu masalah tentunya, karena seiring dengan berjalannya waktu, anda aka terbiasa dengan hal ini. Efek samping lain yang mungkin dirasakan adalah rasa nyeri yang berlebihan. Awalnya tidak terasa karena efek dari obat bius. Tetapi jika obat bius sudah tidak lagi bekerja, maka rasa nyeri bisa jadi timbul.

Untuk mengatasi hal ini, dokter akan memberikan obat penghilang nyeri yang wajib anda minum. Ada baiknya tetap diminum selama kurang lebih tiga hari meskipun tidak terasa nyeri saat itu. Alasannya, supaya rasa nyeri tidak tiba-tiba muncul setelah tidak dipengaruhi obat bius pada saat proses perawatan.

Persiapan Sebelum Proses Perawatan Saluran Akar Gigi

Persiapan Sebelum Proses Perawatan Saluran Akar Gigi
Image by Klikdokter.com

Penyebab kerusakan saluran akar gigi yang paling sering yaitu gigi berlubang. Jika ada gigi yang berlubang dan dibiarkan, lama kelamaan akan merusak bagian dalamnya, termasuk akar gigi. Ketika menjalani perawatan saluran akar gigi, sebaiknya anda persiapkan diri terlebih dahulu dengan tips berikut!

✦ Konsultasi Mengenai Obat Nyeri

Sebelum menjalani perawatan kesehatan gigi, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu mengenai obat pereda nyeri yang cocok d gunakan. Terlebih bagi anda yang memiliki alergi, langkah ini sangat penting untuk menghindari gangguan lainnya yang bisa saja muncul. Pada umumnya, anda tidak diperbolehkan mengonsumsi aspirin 10 hari sebelum proses perawatan.

BACA:  10 Cara Merawat Miss V Secara Alami Agar Tetap Sehat

✦ Jangan Merokok

Bagi anda yang telanjur kecanduan merokok, sebaiknya berhenti terlebih dahulu sebelum proses perawatan dimulai. Rokok menyebabkan bakteri dan kuman lebih mudah terkumpul di dalam mulut. Selain itu, efek lainnya yakni memperlambat proses penyembuhan setelah prosedur.

Pada umumnya, seseorang yang takut atau tidak bisa menahan sakit memilih mengonsumsi alkohol. Sebaiknya jangan dilakukan, karena efek dari alkohol juga sama buruknya dengan rokok. Selain itu, efek lain yang terjadi yakni rasa tidak nyaman selama prosedur perawatan aluran akar gigi berlangsung.

✦ Makan Makanan Bergizi

Apa hubungannya makanan bergizi dengan perawatan ini? Tentu ada, makanan bergizi terbukti mampu meningkatkan imun tubuh. Dengan demikian, rasa sakit yang timbul mungkin tidak begitu terasa. Setelah proses selesai, makanan ini juga sangat diperlukan untuk mengembalikan kondisi tubuh.

Lama Perawatan Saluran Akar Gigi

Lama Perawatan Saluran Akar Gigi
Image by Eagleheightsdental.com

Proses perawatan akar gigi bisa memakan waktu cukup lama, karena tidak bisa dilakukan sekaligus. Jika dilihat dari prosedur yang tea dijelaskan diatas anda mungkin butuh 3 sampai 4 kali kunjungan dokter. Masing-masing pada umumnya tidak membutuhkan waktu lama, tergantung dari kondisi gigi yang mengalami gangguan.

Sebut saja setelah proses pengangkatan bagian gigi yang rusak, anda perlu memulihkan kondisi terlebih dahulu sebelum melanjutkan tahap pemasangan. Jarak antara keduanya tergantung dari kondisi, biasanya selang 3 hari atau lebih. Apabila setelah pengangkatan tidak terjadi infeksi, maka 2 hari berikutnya akan dilakukan proses penutupan lubang gigi.

Namun jika sebaliknya, maka dokter akan memberikan obat antibiotik untuk menyembuhkan infeksi. Lama waktu yang dibutuhkan tidak dapat di prediksi, yang jelas anda harus dalam keadaan fit sebelum melanjutkan proses berikutnya. Proses perawatan ini memang tergolong kompleks, jadi anda harus bersabar ketika menjalaninya.

Sedikit penjelasan diatas hanya sebagai gambaran awal saja sebelum anda melakukan tindakan. Jika masih belum yakin, ada baiknya konsultasi dulu dengan dokter. Gigi berlubang bukan masala sepele, karena bisa mengakibatkan timbulnya berbagi penyakit. Perawatan saluran akar gigi tidak akan anda lakukan jika menerapkan hidup sehat dengan selalu merawat gigi setiap hari.